Senin, 19 Agustus 2019

Teks Anekdot kelas X (Sepuluh)


    Kalian pernah gak secara tiba-tiba mendapat pesan berantai lucu dari grup messenger teman atau keluarga nggak? Tahu nggak kalian bahwa itulah yang disebut anekdot. Nah, anekdot itu merupakan cerita yang terdiri dari rangkaian kalimat-kalimat lucu. Namun, tidak semua cerita lucu dapat ke dalam kategori anekdot, lho. Supaya lebih jelas, yuk simak contoh teks anekdot dalam artikel berikut ini.

    Berdasarkan kbbi.kemendikbud.go.id, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Pada dasarnya, anekdot adalah cerita lucu yang didasari oleh kejadian nyata. Biasanya, anekdot tidak memberikan detail cerita sehingga dampak dari cerita yang ditampilkan pun berjangka pendek. Anekdot bersifat lucu, menghibur, dan biasanya terjadi di kehidupan sehari-hari. Selain itu, anekdot juga membicarakan topik secara spesifik dan disertai oleh pengalaman pribadi. Misalnya, anekdot mengenai kurikulum sekolah yang terus berganti-ganti. Perhatikan contoh di bawah ini.


Amrar : “Mir, ternyata banyak politisi di negeri kita yang sudah kaya raya!”
Amir : “Kalau masalah itu aku juga sudah tau, Mar!”
Amar : “Sangking kayanya mereka, sampai mampu mempunyai baju termahal di Indonesia.”
Amir : “Loh, maksudmu baju termahal itu apa?”
Ama : “Yah, apalagi kalau bukan baju tahanan KPK.”
Amir : “Kok malah baju tahanan KPK ?” (Bingung)
Amar : “Iyalah, coba saja kamu pikir, seorang politisi minimal harus mencuri uang negara 1 milyar terlebih dahulu baru bisa memakai baju tersebut.”
Amir : “Ooohh, maksud kamu gitu toh, baru ngerti aku.”
(Contoh diambil dari sahabatnesia.com/contoh-teks-anekdot-singkat-dan-lucu/)


    Pada contoh di atas, secara jelas percakapan itu membicarakan topik yang spesifik, yaitu KPK, sebuah lembaga pemberantas korupsi di Indonesia. Anekdot tersebut juga tidak memberikan detail sehingga akibat dari percakapan tersebut hanya berjangka pendek.



    Jangan terkecoh dengan cerita humor yang banyak pula beredar luas di pasaran. Cerita humor yang berbentuk novel atau komik (cerita bergambar), biasanya berisi detail sehingga dampak dari cerita tersebut berjangka panjang. Selain itu, biasanya cerita tersebut dibuat agar para pembaca merasa termotivasi atau dengan kata lain, si pencerita sengaja membagi pengalamannya kepada orang lain. Dalam cerita humor, tidak semua unsurnya berdasarkan pengalaman pribadi atau fakta. Mudahnya, cerita bisa dibuat-buat atau hanya bualan saja.

    Untuk sekarang ini, anekdot tidak hanya dilakukan melalui lisan tetapi juga tulisan. Contohnya seperti yang sudah dikatakan di awal paragraf, melalui broadcast messages mengenai suatu kejadian lucu. Pesan ini bisa berupa dialog ataupun narasi. Pesan ini pun biasanya membicarakan topik yang terkini sehingga terdapat konteks yang berkaitan antara kejadian yang sedang berlangsung dan anekdot yang diceritakan.





    Selain itu, anekdot dapat pula berupa meme atau komik strip pendek yang sekarang banyak diunggah di media sosial, terutama Instagram, kalian pastinya familiar dong. Dengan perkembangan informasi dan berita yang sangat cepat, para pengguna ini kemudian membuat anekdot-anekdot dari kejadian yang masih hangat. Tidak jarang juga anekdot digunakan untuk “senjata” promosi atau bahkan menyindir kejadian-kejadian yang sedang hangat. Seperti definisi yang diberikan di KBBI daring, anekdot biasanya juga mengenai orang penting atau orang terkenal. Oleh sebab itu, tidak jarang pula anekdot dijadikan bahan lelucon yang merujuk ke satu orang yang spesifik.

    Jadi begitu, mudah kan menulis teks anekdot? Untuk sekarang ini, teks-teks anekdot lebih sering digunakan untuk mengkritik dengan nada menyindir. Tentunya mengkritik kondisi sosial, politik, dan budaya yang belakangan hangat terjadi.

Teks Ceramah kelas XI

Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks

Ceramah adalah pidato yang menyampaikan nasehat keagamaan.


Apa yang dimaksud dengan teks ceramah?

Menurut para ahli, yang salah satunya kami kutip dari Winarno Surahmad, M.Ed.menyatakan bahwa "Ceramah adalah penuturan dan penerangan secara lisan oleh guru terhadap muridnya, sedangkan peran dari murid hanya mendengarkan dengan teliti, sambil mencatat yang pokok dari yang telah disampaikan oleh guru."A. Struktur dari teks ceramah Struktur teks ceramah meliputi pendahuluan, isi ceramah, dan penutup.untuk lebih jelasnya, marilah kita simak secara mendalam mengenai Teks Ceramah.



Pengertian Ceramah

Ceramah adalah pidato yang bertujuan untuk menerangkan atau menyiarkan nasehat dan petunjuk-petunjuk berkaitan dengan ajaran-ajaran agama.


Secara umum, ceramah, khutbah, dan sambutan merupakan bagian dari pidato. Nah, berarti ketiganya sama-sama kegiatan berbicara dimuka umum untuk memaparkan gagasan, pikiran, atau informasi kepada pendengar yang sifatnta persuasif. 

Arti kata ceramah, menurut KBBI adalah pidato oleh seseorang dihadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.

Tujuan Ceramah 

       Adapun tujuan ceramah adalah sebagai berikut  :

  1. Informatif/Instruktif : untuk memberikan informasi kepada pendengar mengenai suatu hal sehingga pendengar dapat memahami atau mengerti isi informasi dengan jelas dan benar.
  2. Persuasif : mengajak pendengar supaya mengikuti apa yang telah pembicara sampaikan agar keyakinan pendengar semakinbertambah untuk melakukan sesuatu ke arah yang lebih baik lagi.
  3. Argumentatif : untuk meyakinkan pendengar mengenai suatu hal.
  4. Deskriptif : untuk menggambarkan atau melukiskan tentang suatu keadaan.
  5. Rekreatif : untuk menghibur atau menggembirakan pendengar agar merasa puas.
  6. Naratif :  untuk menceritakan sesuatu hal kepada pendengar.
 Ciri-ciri Ceramah

      Berikut adalah ciri-ciri teks ceramah :
  • Memiliki struktur teks yang lengkap, terdiri atas pendahuluan, isi, penutup
  • Isi ceramah sesuai dengan kegiatan yang ada.
  • Isi ceramah harus objektif, jelas, dan benar.
  • Isi ceramah tidak akan menimbulkan pertentangan di masyarakat.
  • Bahasa yang digunakan penceramah mudah dipahami pendengar.
  • Bahasa yang digunakan penceramah harus santun dan rendah hati.
Ciri-ciri Pembicara yang Baik

  1. Menjadi pembicara yang baik harus memandang sesuatu hal dari sudut pandang yang baru atau tak terduga pada hal-hal umum.
  2. Mempunyai cakrawala yang luas, memikirkan dan membicarakan isu-isu dari beragam pengalaman diluar kehidupannya sehari-hari.
  3. Antusias, menunjukkan minat yang besar pada apa yang diperbuat dalam hidupnya.
  4. Tidak pernah membicarakan diri sendiri.
  5. Sangat ingin tahu.
  6. Menunjukkan empati, berusaha menempatkan diri pada posisi untuk memahami apa yang Anda katakan.
  7. Mempunyai selera humor, dan tidak keberatan mengolok-olok diri sendiri.
  8. Mempunyai gaya bicara khas sendiri.
Jenis-jenis Ceramah

1. Ceramah Umum
       Ceramah umum adalah pesan nasehat yang ditujukan kepada khalayak ramai, atau masyarakat luas. Di dalam ceramah umum tidak ada batasan apapun baik dari audiens yang sudah tua ataupuan yang masih muda, materinya juga tidak ditentukan, sesuai dengan acara.

2. Ceramah Khusus

      Ceramah khusus adalah ceramah yang bertujuan untuk memberikan nasehat dan petunjuk-petunjuk kepada khalayak tertentu dan bersifat khusus baik itu materinya maupuan yang lainnya. Pada ceramah khusus ini materi yang disampaikan juga khusus. Yakni menyesuaikan dengan acara, contohnya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Unsur-unsur Ceramah


1. Penceramah


Unsur dari ceramah yang pertama adalah penceramah itu sendiri yaitu orang yang melakukan kegiatan ceramah. Untuk menjadi seorang penceramah, wajib memiliki ilmu yang mumpuni terhadap materi yang diberikan kepada pendengar.

2. Pendengar


Unsur ceramah yang kedua adalah pendengar. Pendengar merupakan orang yang menerima nasehat dan petunjuk dari penceramah.

3. Materi


Materi yang diberikan dalam ceramah berasal dari ajaran-ajaran suatu agama. Namun, ceramah yang baik adalah ceramah yang mampu dan sanggup membuat pendengar terdorong dan tergugah untuk melakukan nasehat-nasehat yang telah diberikan oleh penceramah. Selain itu, materi ceramah harus disusun secara sistematis agar materi disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pendengar.

4. Metode Ceramah


Metode ceramah adalah cara-cara yang dipergunakan oleh seorang penceramah untuk menjelaskan materi. Metode ceramah terbagi menjadi:

  • Impromptu: metode ceramah tanpa adanya persiapan.
  • Menghafal: metode ceramah sudah melakukan persiapan, lalu menghafalnya.
  • Membaca naskah: metode ceramah dengan membaca naskah lengkap.
  • Ekstemporan: metode ceramah yang menuliskan pokok-pokok pikiran sebagai catatan pengingat.

5. Media ceramah


Media ceramah adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan atau menjelaskan materi kepada pendengar.


Struktur Teks Ceramah


1. Pendahuluan

 

  • Pembuka: bagian yang berisi salam pembuka, ucapan syukur, dan ucapan penghormatan.
  • Pengantar: bagian yang berisi paragraf pengantar yang mengarah pada topik.


2. Isi Ceramah


  • Inti: bagian ini berisi paparan dari penceramah, pandangan umum penceramah, ilustrasi dari materi yang disampaikan oleh penceramah.
  • Gagasan: bagian ini berisi tentang ide besar yang ingin disampaikan penceramah kepada pendengar. Ceramah yang baik dan bagus berisi satu gagasan besar yang kemudian dapat dikembangkan dalam subtopik.


3. Penutup


  • Simpulan
  • Ucapan permintaan maaf, dan
  • Salam penutup


Kaidah atau Ciri Kebahasaan Teks Ceramah

 

  1. Menggunakan kalimat simpleks/tunggal dan kompleks/majemuk.
  2. Menggunakan kata kerja mental, misalnya memprihatinkan.
  3. Kalimatnya bersifat deklaratif dan imperatif (persuasif/ajakan).
  4. Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan argumentasi (sebab-akibat) satu dengan yang lainnya.
  5. Menggunakan kata-kata teknis/peristilahan yang berkenaan dengan topik yang dibahas penceramah.
  6. Menggunakan kata sapaan orang kedua atau ketiga yang sesuai dengan bahasa adat setempat, santun serta sesuai dengan kondisi/situasi.



Demikianlah artikel tentang Teks Ceramah (Pengertian, Tujuan, Jenis, Ciri, Unsur, Struktur). Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terima kasih.




Teks Anekdot kelas X (Sepuluh)

    Kalian pernah gak secara tiba-tiba mendapat pesan berantai lucu dari grup  messenger  teman atau keluarga  nggak ? Tahu  nggak  kal...